Panduan metode kerja dan pelaksanaan pengaplikasian produk asbuton cphma

Berikut adalah panduan metode kerja dan langkah pelaksanaan pengaplikasian produk Asbuton CPHMA di lapangan agar menghasilkan hamparan yang padat, rata, dan tahan lama.

Tahap 1: Persiapan Area Kerja (Preparation)
Tandai Area: Gunakan kapur atau cat semprot untuk menandai area jalan yang rusak atau akan dilapisi.
Gali dan Potong Kotak: Jika melakukan penambalan (patching), potong area rusak berbentuk kotak tegak lurus menggunakan asphalt cutter.
Pembersihan Total: Bersihkan lokasi dari air, lumpur, debu, dan kerikil lepas menggunakan sapu lidi atau air compressor. Area harus kering dan bersih agar aspal merekat sempurna.

Tahap 2: Pemberian Lapis Perekat (Tack Coat)
Semprotkan Aspal Cair: Lapis area yang telah bersih dengan aspal cair (tack coat / emulsi) secara merata pada permukaan bawah dan dinding samping potongan.
Tunggu Mengering: Biarkan tack coat berubah warna dari cokelat menjadi hitam pekat (pecah/curing) sebelum menabur produk asbuton CPHMA.

Tahap 3: Penghamparan Material CPHMA (Spreading)
Buka Kemasan: Tuangkan isi kantong produk asbuton CPHMA langsung ke area kerja pada suhu ruang (tidak perlu dipanaskan).
Ratakan Manual: Gunakan garuk besi dan teodolit/mistar perata untuk meratakan material secara homogen.
Berikan Faktor Gembur: Amandemen ketebalan hamparan gembur sebesar 20% lebih tebal dari target padat. (Contoh: jika ingin tebal padat 4 cm, hampar setebal 4,8 cm).

Tahap 4: Pemadatan (Compaction)
Lintasan Awal (Awal): Gunakan stamper kodok (vibratory plate compactor) untuk area sempit, atau baby roller (1-2 ton) untuk area luas.
Pola Pemadatan: Mulai memadat dari bagian tepi sambungan menuju ke bagian tengah area secara bertahap.
Lintasan Akhir: Lakukan pemadatan berulang (minimal 4-6 lintasan) hingga jejak roda alat pemadat tidak berbekas lagi di permukaan aspal.

Tahap 5: Penyelesaian & Pembukaan Lalulintas (Finishing)
Cek Kerataan: Periksa kemiringan dan kerataan permukaan menggunakan mistar lurus agar tidak ada air yang menggenang nantinya.
Open Traffic: Jalan yang selesai dipadatkan bisa langsung dibuka untuk lalu lintas kendaraan tanpa perlu menunggu berhari-hari

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *